1 min dibaca
04 Nov
04Nov
Suara Keheningan | RP. Albertus Herwanta, O.Carm

Bersyukurlah orang-orang yang boleh mengalami pendidikan, mulai dari yang paling dasar (elementer) hingga pendidikan tinggi. Pendidikan paling mendasar dimulai dan ditanamkan dalam keluarga-keluarga. Salah satu penanggungjawabnya adalah orangtua. Ya, ibu dan ayah memang semestinya menjadi pendidik utama bagi anak-anak.

"The education of a child rests with the mother and the education of a student, the teacher"*) Negara Jepang amat terkenal dengan peranan para ibu dalam pendidikan anak. Betapa pentingnya peranan keluarga dalam pendidikan anak-anak.

Aku sangat setuju ketika adik iparku memutuskan meninggalkan pekerjaan dan fokus mendidik anak-anak. Penghasilan memang penting. Tetapi pendidikan anak-anak adalah investasi yang tidak pernah merugi.

Bukan ibu (isteri) saja yang berperan dalam mendidik anak-anak. Seorang ayah bukan hanya figur pria idaman bagi anak-anak. Dia juga tiang pendidikan yang mesti bisa diandalkan.

Aku beruntung memiliki seorang yang berprofesi sebagai guru. Di sekolah, beliau menjadi guru yang disegani. Di rumah, dia mendidikku dengan sepenuh hati. Luar biasa kesabarannya ketika mendampingi anaknya yang duduk di kelas dua SD, tetapi belum bisa membaca ini.

Sungguh bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan atas anugerah seorang ayah. Aku amat berhutang pada ayahku. Hutang yang tidak mungkin bisa aku bayar lunas.
Benar pula ungkapan ini: "It is the father's fault if his son is not educated" (Adalah kesalahan ayah jika anak-anak tidak terdidik). Ini bukan soal mengirim anak ke sekolah dan membayar biaya pendidikan, melainkan tentang membentuk pribadi manusia.

Di tengah hiruk pikuk politik negeri dengan isu politik dinasti, semoga kita tidak lupa menaruh perhatian pada tanggung jawab dan tugas mendidik generasi muda yang bakal menjaga dan melestarikan negeri.

Salam dan Tuhan memberkati.
Jumat, 3 Oktober 2023Alherwanta, Renalam 300/23
*) Pendidikan seorang anak bergantung pada ibunya; sedang pendidikan seorang murid pada gurunya.

Komentar
* Email tidak akan dipublikasikan di situs web.