Ada 4 Alasan Mengapa Cerita Perjodohan Tradisional di Flores Tinggal Kenangan

5 min dibaca
2 Komentar

Baca Selengkapnya  

Tiga Cara Mengubah Rasa Ditolak untuk Memasuki Zona Baru yang Kreatif

3 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Mau Menjadi Penengah Konflik, Jangan Lupa 2 Cara Ini

5 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Mengapa Orang Suka Duduk pada Tempat yang Sama?

3 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

The Sound of Borobudur dan 3 Keunggulannya di Mata Dunia

4 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

3 Alasan Mengapa Salam Tempel Itu Tetap Lengket di Hati

3 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Ada 4 Solusi untuk Wajah Paradoks Pengguna Media Sosial: Antara Marah dan Ramah

4 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Ada 4 Bibit dan Bobot Omongan Tetangga Grup

3 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Lho Kamu To, Bukannya Si B?

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Problem yang Never Ending atau Challenge untuk Lebih Baik Lagi?

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Tradisi dan Mitos Penangkapan Ipu-Podhe di Flores

3 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Sibling Rivalry dengan Anak Tiri dan Solusi Hukum Adat "Pore Jaji"

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Nyanyian Jenda pada Musim Panen Padi Warga Suku Paumere dan Merremia Vitifolia

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Embezero, Perempuan Misterius dan 5 Visi Pendidikan bagi Anak Perempuan Flores

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Belajar dari Etika Bersepeda di Jerman

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Eksotisme dan Ragam Pesan dari Selembar Tenun Flores

1 min dibaca
3 Komentar

Baca Selengkapnya  

Gara-gara Ibu, "Ibu Jari" jadi Taruhan, Kok Bisa?

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Mungkinkah Seseorang Menghapus Kenangannya?

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Keajaiban dari Ruhezeit dan Friedhof di Pinggir Sungai Rhein

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

5 Habitus Baru Manusia di Tengah Pandemi Covid-19

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Zukunft, Machen Sie Jetzt! Perspektif Anak Diaspora di Jerman tentang Punya Anak dan Masa Depan

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Mari Kita Bongkar Hubungan Makna Antara Cinta dan Jembatan

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

5 Kata Terakhir pada Abschiedsfeier di Jerman

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Masih Adakah Ruang bagi Etika Kritik Versi Masyarakat Adat untuk Mengkritik Pejabat Publik?

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Rumah dan Bunga Hidup: Mahal di Eropa, Merana di Pulau Bunga

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Perjumpaan dengan Kata Yunani

1 min dibaca
0 Komentar

Baca Selengkapnya  

Perjumpaan dengan Kata Yunani

2 min dibaca
0 Komentar

Artikel yang sama dimuat juga di Kompasiana.com

Baca Selengkapnya