1 min dibaca
28 Apr
28Apr
Suara Keheningan | RP. Albertus Herwanta, O.Carm

Beberapa pengayuh becak itu tidur “pulas” di atas angkutan andalannya. Kesan sepintas, seakan-akan mereka tidak mempunyai beban. Bukankah tidur nyenyak itu salah satu indikasi hati dan pikiran yang bebas dari rasa gelisah?

Porter-porter di stasiun bersendagurau sambil merokok. Mereka yang setiap hari menggantungkan hidup pada jasa mengangkut bagasi penumpang itu membiarkan semua kesusahan lewat. Apakah bercanda dengan rekan kerja mampu mengusir semua kesulitan keluarga mereka?

Orang-orang yang bisa menikmati “saat ini” menemukan kebahagiaan. Mereka yang terbelenggu masa lalu cenderung mengalami hidup yang kelabu. Sedangkan mereka yang khawatir akan masa depan kehilangan semua peluang menikmati kebahagiaan yang sedang disediakan.

Para pengayuh becak dan porter itu memberiku inspirasi untuk mengambil sikap lepas bebas. Betapa sering aku terbelenggu masa lalu, sulit melupakan luka-lukaku, dan cenderung mengingat kegagalanku. Rencana-rencana dan mimpi-mimpi sering membuatku kehilangan permata-permata indah yang Tuhan sediakan saat ini.

Manusia perlu bersyukur, karena Tuhan anugerahi akal budi yang mampu mengingat masa lampau dan menjangkau saat yang akan datang. Namun tidak jarang kemampuan ini membelenggunya dengan pelbagai keinginan.

Selama hati seseorang terombang-ambing di antara banyak keinginan, dia tidak dapat bergerak maju dalam hidup yang damai dan penuh sukacita. Itulah sebabnya orang memerlukan disiplin internal (batin) dan eksternal untuk melampaui segala keinginannya serta menemukan misi hidupnya. Itulah nasihat Henri Nouwen.

Apakah misi hidupku? Apakah selama ini aku dibelenggu oleh luka masa lalu dan diganggu impian masa depan? Sejauh mana aku memanfaatkan akal-budi untuk mengendalikan keinginan-keinginan? Alangkah bahagia orang yang selalu siap menikmati semua yang telah disediakan “saat ini”.

Epicetus berkata, "Hanya ada satu cara menuju kebahagiaan, yakni berhenti khawatir tentang hal-hal yang berada di luar kekuatan keinginan kita." Setujukah Anda?

Salam dan Tuhan berkati.
SOHK, Kamis 27 April, 2023AlherwantaRenalam 117/23

Komentar
* Email tidak akan dipublikasikan di situs web.