Misa Natal Bersama MKIF 2020


Maaf, pendaftaran telah berakhir.

Natal Bersama Masyarakat Katolik Frankfurt dan sekitarnya (MKIF) akan dilaksanakan pada Minggu 27 Desember 2020 di Gereja Biara Karmel Mainz, Karmeliterstr. 7. 55116. Bagi Anda yang mau menghadiri acara ini mohon supaya bisa mendaftarkan diri melalui link pendaftaran online yang sudah kami siapkan di bawah ini:


  • Tanggal: 27.12.2020 16:00 - 27.11.2020 17:45
  • Lokasi: Karmeliterstraße 7 (Peta)
  • Info lebih lanjut: Karmeliterkloster Mainz 55116

Deskripsi

Panduan Teks Misa Natal Bersama MKIF 27 Desember 2020.pdf

TEMA: MEMBANGUN SUASANA KASIH DI TENGAH KELUARGA

LITURGI PEMBUKA : Umat berdiri

Lagu Pembuka :

TANDA SALIB DAN SALAM

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus U. Amin

I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu

U. Dan bersama rohmu

PENGANTAR

Tobat | Tuhan Kasihanila

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal.
U. Amin

KEMULIAAN

I:      Kemuliaan kepada Allah di Surga                         

DOA PEMBUKA

Marilah berdoa

Ya Allah, Engkau berkenan memberikan kepada kami Keluarga Kudus sebagai teladan yang unggul. Semoga kami meneladannya dalam keutamaan hidup berkeluarga, komunitas dan dalam ikatan cinta agar kami layak menikmati dengan penuh sukacita anugerah hidup abadi di dalam rumah-Mu. Semoga keluarga besar MKIF pun terus belajar mengembangkan kasih sayang-Mu itu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa. U. Amin.

II.     LITURGI SABDA. Umat duduk

Bacaan Pertama (Kej. 15:1-6; 21:1-3)

Anak kandungmulah yang akan menjadi ahli warismu.
Pembacaan dari Kitab Kejadian:
Pada suatu ketika
datanglah firman Tuhan kepada Abram dalam suatu penglihatan,
«Janganlah takut, Abram, Akulah perisaimu;
upahmu akan sangat besar."
Abram menjawab,
"Ya Tuhan Allah,
apakah yang akan Engkau berikan kepadaku?
Aku akan meninggal tanpa mempunyai anak,
dan yang akan mewarisi isi rumahku ialah Eliezer,
orang Damsyik itu."
Lagi kata Abram,
"Engkau tidak memberi aku keturunan,
sehingga seorang hambakulah yang nanti menjadi ahli warisku."
Tetapi datanglah firman Tuhan kepadanya, demikian,
"Orang itu tidak akan menjadi ahli warismu,
melainkan anak kandungmulah yang akan menjadi ahli warismu."
Lalu Tuhan membawa Abram ke luar serta berfirman,
"Coba lihat ke langit,
hitunglah bintang-bintang itu jika engkau dapat!"
Maka firman-Nya kepada Abram,
"Demikianlah banyaknya nanti keturunanmu."
Lalu Abram percaya kepada Tuhan;
maka Tuhan memperhitungkan hal itu sebagai kebenaran.
Tuhan memperhatikan Sara seperti difirmankan-Nya,
dan Tuhan melakukan kepada Sara seperti yang dijanjikan-Nya.
Maka mengandunglah Sara,
lalu ia melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abraham
dalam masa tuanya
pada waktu yang telah ditetapkan,
sesuai dengan firman Allah kepadanya.
Abraham menamai anaknya yang baru lahir itu Ishak,
dialah anak yang dilahirkan Sara baginya.
Demikianlah sabda Tuhan.

U:     Syukur kepada Allah

LAGU ANTAR BACAAN

Bacaan Kedua (Ibr. 11:8.11-12.17-19)

Iman Abraham, Sara dan Ishak.
Pembacaan dari Surat Kepada Orang Ibrani:
Saudara-saudara,
karena iman, Abraham taat ketika ia dipanggil untuk berangkat
ke negeri yang akan dia terima menjadi milik pusakanya,
ia berangkat tanpa mengetahui tempat yang ia tujui.
Karena iman pula,

Abraham dan Sara beroleh kekuatan untuk menurunkan anak cucu,
walaupun usianya sudah lewat,
karena ia yakin bahwa Dia yang memberikan janji itu setia.
Itulah sebabnya,
dari satu orang yang malahan telah mati pucuk
terpancar keturunan besar
seperti bintang di langit atau seperti pasir di tepi laut,
yang tidak terhitung banyaknya.
Karena iman, Abraham rela mempersembahkan Ishak
tatkala ia dicobai.
Ia yang telah menerima janji itu
rela mempersembahkan anaknya yang tunggal,
walaupun kepadanya telah dikatakan,
"Keturunan yang berasal dari Ishaklah
yang akan disebut keturunanmu."
Abraham berbuat demikian karena ia percaya
bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang
sekalipun mereka sudah mati.
Dan dari sana ia seakan-akan telah menerimanya kembali.
Demikianlah sabda Tuhan.

U:     Syukur kepada Allah

PENGANTAR INJIL

Solo :        Semoga damai Kristus melimpahi hatimu, semoga Sabda Kristus berakar di dalam dirimu.

Alleluya…

BACAAN INJIL (Luk. 2:22.39-40)

I:      Tuhan sertamu

U:     Dan sertamu juga

I:      Inilah injil Yesus Kristus menurut Santo Lukas †

U:     Dimuliakanlah Tuhan

Luk 2:22.39-40
Anak itu bertambah besar dan penuh hikmat.
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas:

Ketika genap waktu pentahiran menurut hukum Taurat,
Maria dan Yusuf membawa Kanak Yesus ke Yerusalem
untuk menyerahkan Dia kepada Tuhan.
Setelah menyelesaikan semua
yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan,
kembalilah Maria dan Yusuf beserta Kanak Yesus
ke kota kediaman mereka,
yaitu kota Nazaret di Galilea.
Anak itu bertambah besar dan menjadi kuat,
penuh hikmat,
dan kasih karunia Allah ada pada-Nya.
Demikianlah Injil Tuhan.

U: Terpujilah Kristus

HOMILI : Romo Ino, O. Car

SYAHADAT SINGKAT

Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa, pencipta langit dan bumi; dan akan Yesus Kristus Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung dari Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria yang menderita sengsara dalam pemerintahan Pontius Pilatus disalibkan, wafat, dan dimakamkan; yang turun ke tempat penantian pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati; yang naik ke surga, duduk disebelah kanan Allah Bapa yang maha kuasa; dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidu

dan yang mati. Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan yang kekal. Amin.

DOA UMAT: Umat berdiri

I. Marilah kita sebagai satu keluarga besar MKIF berdoa kepada Allah Bapa kita bersama:
L. Bagi Gereja Kristus: Semoga Allah Bapa memperkenankan Gereja berkembang menjadi keluarga besar, di mana cinta kasih dan hormat terhadap tanggung jawab menjadi ciri-cirinya yang khas. Marilah kita mohon, ….U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
L. Bagi para bapak dan ibu: Semoga Allah Bapa mendampingi para bapak dan ibu, agar mereka dalam kesulitan tetap tabah bertahan, karena yakin bahwa cinta kasihnya yang tanpa pamrih menjadi jaminan pendidikan anak-anak mereka. Marilah kita mohon,...U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
L. Bagi kaum muda kita: Semoga Allah Bapa menyadarkan kaum muda kami bahwa hari depan mereka harus mereka bangun dengan kebebasan, tetapi penuh tanggung jawab. Marilah kita mohon,….U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.
L. Bagi keluarga-keluarga kita masing-masing: Semoga Allah Bapa memberkati keluarga-keluarga kita dalam usaha untuk menciptakan suasana akrab terbuka dan penuh cinta kasih berdasarkan iman yang mendalam. Marilah kita mohon,....
U. Tuhan, dengarkanlah umat-Mu.

Untuk yang berulang tahun : Antony dan Michael, bu Markila dan bu Sri Bibit

Kita berdoa juga untuk yang sakit dan untuk bangsa dan negara kita
I. Allah Bapa kami yang Mahabaik, demikianlah permohonan kami, sebagai ungkapan cita-cita kami akan dunia baru yang lebih baik, di mana kami hidup dengan gembira dan penuh gairah, sekarang dan selama-lamanya. U. Amin.

III.   LITURGI EKARISTI

LAGU PERSEMBAHAN:

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN 

I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

I. Ya Allah, kepada-Mu kami persembahkan kurban pendamaian ini. Kami mohon dengan rendah hati, semoga berkat doa Santa Perawan Maria, Bunda Allah, dan Santo Yusuf, Engkau meneguhkan keluarga-keluarga kami dengan rahmat damai, cinta kasih dan tanggung jawab. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. U. Amin.

PREFASI (Prefasi Natal III) : berdiri
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di mana pun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu. Sebab pada hari ini karya penyelamatan-Mu bersinar di tengah kami. Sabda-Mu menjadi manusia lemah, supaya hidup kami yang rapuh dan fana diresapi oleh daya ilahi-Mu yang abadi, dalam Kristus, Tuhan kami. Maka, kami memadukan suara dengan paduan para malaikat dan bersukaria memuji-Mu dengan bernyanyi:

KUDUS

DOA SYUKUR AGUNG IIIberlutut/berdiri

I. Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa. Segala ciptaan patut memuji Engkau. Sebab, dengan pengantaraan Putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus, dan dengan daya kekuatan Roh Kudus, Engkau menghidupkan dan menguduskan segala sesuatu. Tak henti-hentinya Engkau menghimpun umat-Mu sehingga dari terbitnya matahari sampai terbenamnya di seluruh bumi dipersembahkan kurban yang murni untuk memuliakan nama-Mu.

Maka kami mohon, ya Bapa, sudilah menguduskan persembahan ini dengan Roh-Mu agar bagi kami menjadi Tubuh dan (+) Darah Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, yang menghendaki kami merayakan misteri ini.

Sebab pada malam Ia dikhianati, Yesus mengambil roti. Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti

itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan makanlah: Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.

Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut. Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat.

I. Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku. 

Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat.  

AKLAMASI ANAMNESIS

I. Bapa, kami mengenangkan sengsara Putra-Mu yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya yang mengagumkan, dan kenaikan-Nya ke surga. Sambil mengharapkan kedatangan-Nya kembali dengan penuh syukur kami mempersembahkan kepada-Mu kurban yang hidup dan kudus ini. Kami mohon, pandanglah persembahan Gereja-Mu ini dan indahkanlah kurban yang telah mendamaikan kami dengan Dikau.
I. Kuatkanlah kami dengan Tubuh dan Darah-Nya, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Nya, agar kami sehati dan sejiwa dalam Kristus. Semoga kami disempurnakan oleh-Nya menjadi suatu persembahan abadi bagi-Mu agar kami pantas mewarisi kebahagiaan surgawi bersama dengan pilihan-Mu, terutama bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, para rasul-Mu yang kudus dan para martir-Mu yang jaya, dan bersama (Santo/a... serta) semua orang kudus yang selalu mendampingi dan menolong kami.
I. Ya Bapa, semoga berkat kurban yang mendamaikan ini, damai sejahtera dan keselamatan semakin dirasakan di seluruh dunia.
I. Kuatkanlah iman dan cinta kasih Gereja-Mu yang kini masih berziarah di bumi ini bersama hamba-Mu, Paus kami ...., Uskup kami...., serta semua uskup, para imam, diakon, serta semua pelayan umat, dan seluruh umat kesayangan-Mu.

I. Dengarkanlah doa-doa umat-Mu yang Engkau perkenankan berhimpun di sini. Demi kerahiman dan kasih setia-Mu, ya Bapa, persatukanlah semua anak-Mu di manapun mereka berada.

I. Terimalah dengan rela ke dalam kerajaan-Mu: saudara-saudari kami dan semua orang yang berkenan pada-Mu, yang telah beralih dari dunia ini.

I. Kami berharap agar bersama mereka kami pun menikmati kemuliaan-Mu selama-lamanya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab melalui Dialah Engkau melimpahkan segala yang baik kepada dunia.

I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.

U. Amin.

BAPA KAMI: Umat berdiri

I:      Atas petunjuk penyelamat kita, dan menurut ajaran Ilahi, maka beranilah kita berdoa:          

I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.

U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
DOA DAMAI : umat berdiri

DOA DAMAI 

I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, « Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin.

SALAM DAMAI

I:      Damai Tuhan besertamu.

U:     Dan sertamu juga.

Lagu Damai:   Hevenu Shalom

Kubawa damai bagimu - Hevenu Shalom Alechem

ANAK DOMBA ALLAH: Umat berlutut

ANTIFON KOMUNI

Ajakan menyambut Komuni

I. Saudara-saudari terkasih, kecaplah dan lihatlah betapa baiknya Tuhan. Dialah santapan jiwa, daya ilahi untuk melawan dosa. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan Tuhan.

U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

IRINGAN LAGU SELAMA KOMUNI

Holy Night

MADAH SYUKUR: 

DOA SYUKUR SESUDAH KOMUNI

I. Marilah kita berdoa:

I. Bapa yang Mahapenyayang, Engkau sudah menyegarkan kami dengan sakramen surgawi. Semoga kami senantiasa mengikuti teladan Keluarga Kudus agar sesudah suka duka dunia ini, kami masuk dalam persekutuan abadi bersama mereka. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Amin.

IV . LITURGI PENUTUP

BERKAT PENUTUP : Umat berdiri

I. Tuhan bersamamu

U. Dan bersama rohmu.

I. Tundukkanlah kepalamu untuk menerima berkat Tuhan.

I. Semoga Tuhan yang mahabaik mengobarkan semangat kebajikan dalam hati Saudara. U. Amin.
I. Semoga Tuhan menjadikan Saudara pewarta kabar sukacita yang menyelamatkan. U. Amin.
I. Semoga Tuhan menganugerahkan damai ke atas bumi dan berkenan akan amal bakti Saudara. U. Amin.

I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.

PENGUTUSAN
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.

I. Marilah pergi! Kita diutus.
U. Amin.

LAGU PENUTUP :

KATEKESE LITURGI

TE DEUM adalah hymne tradisional tentang sukacita dan rasa syukur, TE DEUM kadang juga disebut Hymne Ambrosian karena berhubungan dengan St. Ambrosius. Pada awalnya disematkan kepada Santo Ambrosius, Agustinus atau Hilarius, dan sekarangdisematkan kepada Nicetas, seorang Uskup dari Remesiana (abad ke 4).

Dan tahukah anda jika mendaraskan atau menyanyikan TE DEUM baik di gereja atau di ruang publik anda akan mendapatkan indulgensi penuh? Jangan lupa untuk mendaraskan atau menyanyikan TE DEUM sebagai rasa syukur kita kepada Allah yang telah menyokong kita selama sepanjang tahun. (Silahkan lihat di Puji Syukur no. 669 atau Madah Bakti no. 491)

Te Deum

Allah Tuhan kami.

Engkau kami muliakan.

Dikau Bapa yang kekal seluruh bumi sujud pada-Mu.

Para malaikat serta segala isi surga bermadah:

Kerubim dan Serafim tak kunjung putus memuji Dikau:

Kudus. Kudus. Kuduslah Tuhan Allah segala kuasa.

Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu.

Kau dimuliakan kalangan para rasul.

Kau diluhurkan rombongan para nabi.

Engkau dipuji barisan para martir.

Engkau dipuji Gereja kudus di seluruh dunia.

Bapa sungguh mahakuasa.

Putra Bapa yang tunggal yang patut disembah.

Roh Kudus pula, penghibur umat Allah.

Kristus raja nan jaya, Engkaulah Putra Bapa yang kekal.

Untuk menebus kami Kau jadi manusia,

Sudi dikandung Santa Perawan.

Kuasa maut Kaukalahkan,

Kaubuka pintu surga bagi umat beriman.

Kau bertahta dengan mulia di sisi kanan Bapa.

Dikaulah Hakim yang akan datang.

Maka kami mohon tolonglah hamba-Mu yang Kautebus

dengan darah-Mu sendiri.

Satukanlah kami dengan orang kudus

dalam kemuliaan-Mu.

Selamatkanlah kami, ya Tuhan,

Berkatilah umat pilihan-Mu.

Rajailah kami, dan angkatlah kami untuk selamanya.

Setiap hari kami memuji Dikau.

Kami memegahkan nama-Mu untuk sepanjang masa.

Ya Tuhan, sudilah menjaga kami,

Agar hati ini luput dari dosa.

Kasihanilah kami, ya Tuhan, kasihanilah kami.

Limpahkanlah kasih setia-Mu kepada kami,

Sebab kami berharap pada-Mu.

Kepada Tuhan kami percaya kami tak kecewa selamanya.

 

Selamat Natal, 25 Desember 2020 dan Tahun Baru 2021