Energie Vigilance


Energie Vigilance

Sekilas tentang Hati dalam Kitab Suci

Orang Yunani menyebut „Hati“ dengan καρδιά „kardia“  yang berarti pusat dari ekspresi kehidupan emosional.[1] Lebih lanjut terkait hati sebagai pusat dari ekspresi kehidupan emosional dalam beberapa teks berikut ini: 

Pohon dan buahnya

 Mari kita lihat Matius 12: 33-35 sebagai permulaan. Di sana Yesus Kristus berkata:

 

 Mat 12:33 

Jikalau suatu pohon kamu katakan baik, maka baik pula buahnya; jikalau suatu pohon kamu katakan tidak baik, maka tidak baik pula buahnya. Sebab dari buahnya pohon itu dikenal.


 Mat 12:34 

Hai kamu keturunan ular beludak, bagaimanakah kamu dapat mengucapkan hal-hal yang baik, sedangkan kamu sendiri jahat? Karena yang diucapkan mulut meluap dari hati.


 Mat 12:35 

Orang yang baik mengeluarkan hal-hal yang baik dari perbendaharaannya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan hal-hal yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat.

 


 

Orang baik mendatangkan kebaikan dari harta hati, dan orang jahat memunculkan kejahatan dari harta kejahatannya.

 


Demikian juga dalam Matius 7: 16-18:

 

 Mat 7:16 

Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?


 Mat 7:17 

Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.


 Mat 7:18 

Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.

 


 

Buah selalu merupakan hasil dari pohon yang menghasilkannya. Tidak ada buah yang bisa tumbuh tanpa pohon, dan tidak ada buah yang bisa menjadi apa pun selain pohon yang menghasilkannya. Tuhan menggunakan gambar ini untuk memberi tahu kita bahwa apa yang dihasilkan seseorang adalah hasil darinya dan berhubungan langsung dengan harta yang ada di dalam hatinya. Hati yang baik menghasilkan buah yang baik dan hati yang buruk menghasilkan buah yang buruk. Kehidupan berasal dari hati, yaitu, hasil, buah yang kita hasilkan dalam hidup kita. Jadi, apa yang masuk ke dalam hati menentukan buah yang keluar darinya.

 

Ams 4:23 

Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

 


 


[1] Lothar Coenen|Klaus Haacker (Hrsg), Theologisches Begriffslexikon zum Neuen Testament, SCM, 2010, 948. Herz als das Zentrum emotionalen Lebensäußerungen.