5 min dibaca

Suara Keheningan  Inosensius I. Sigaze

Artikel aslinya bisa dibaca di sini: Laguna Magepanda dan Peluang Wisata Pantai Utara Flores Halaman 1 - Kompasiana.com

"Di utara Flores sana ada laguna dan cekungan sejuk yang membuat Anda lelap tertidur oleh hembusan sunyi angin pantai bersama hempasan kecil gelombang laut menyentuh bibir pasir putih."

Mimpi seribu gambar dengan latar belakang yang berbeda mungkin akan dengan mudah tercapai ketika orang berani menelusuri tepian pantai utara Flores. Pantai utara Flores belum banyak dikenal dan dipublikasi. 

Oleh karena keterbatasan waktu dan kesempatan, saya tidak bisa melakukan perjalanan secara langsung ke sana.Niat untuk mempublikasikan pantai utara Flores tentu tetap saja membara hingga tidak lepas dari tanya dan penelusuran melalui komunikasi pribadi dengan teman-teman dan sahabat kenalan yang sedang menikmati indahnya pantai utara Flores.

Jepretan terpisah berupa gambar kesukaan pengunjung di pantai utara bagi saya tetap merupakan dokumentasi berarti yang bisa menjadi rujukan tulisan. Nah, kesempatan ini, saya hanya bisa memperlihatkan satu titik dari keseluruhan pantai utara yang begitu luas dan kaya, yaitu pantai Magepanda.

Sebagian besar masyarakat yang mendiami kecamatan Magepanda punya ciri kehidupan yang diwarnai peradaban suku Ende Lio. Meskipun demikian, pada kenyataannya secara geografis Magepanda lebih dekat dengan wilayah Kabupaten Sikka, Maumere. 

Jaraknya cuma 10 km dari pusat kota Maumere. Sepanjang 10 km itu orang menyusuri wilayah pantai dengan diwarnai pemandangan hijau deretan pisang, sawah, dan tentu juga sederetan hutan bakau. Magepanda secara administrasi pemerintahan termasuk wilayah pemerintah Kabupaten Sikka, Maumere. 

Ada beberapa alasan mengapa Magepanda menjadi pilihan wisata masa depan pantai utara Flores:

1. Magepanda sebagai daerah penghasil beras di Kabupaten Sikka

Dataran sepi yang luas di pesisir pantai utara (pantura) sering menjadi wilayah pilihan rekreasi dan wisata masyarakat kota Maumere. Di sana bukan saja orang bisa melihat para petani dan pedagang menanam dan mengetam padi, tetapi ditemukan pula di sana tanaman umbi-umbian, pohon jambu monyet atau jambu mede, pisang, dan buah-buahan lainnya.

Saya masih ingat kegiatan live in pada tahun 2004 di Magepanda. Saat itu saya tinggal bersama satu keluarga yang punya lahan sawah sangat luas. Keluarga ini punya mesin traktor dan penggiling padi. 

Nah, oleh karena peralatan kerja seperti itu, maka ketika masa live in, saya juga punya kesempatan untuk belajar menjadi seorang petani sawah yang membajak dan bagaimana mengoperasikan mesin penggilingan padi. Saat yang berkesan adalah bahwa bagaimana sebagai seorang mahasiswa akhirnya menginjakan lumpur setinggi lutut lalu mengendalikan mesin traktor. 

Mereka terheran-heran, kenapa bisa seperti itu. Saya hanya bisa menjelaskan tentang latar belakang keluarga sebagai petani yang berladang setiap tahunnya. Dari cerita itulah mereka mengerti mengapa seminggu tanpa ada keluhan dan bekerja apa saja seperti mereka. 

Keindahan kenangan menjadi petani seminggu lamanya, tetap saja menjadi kenangan indah hingga sekarang. Kenangan itu telah menjadi bagian dari cerita kehidupan. Suatu hari kami menyusuri daerah persawahan dengan menggunakan sepeda hanya untuk menikmati keindahan sawah pada sore hari. 

Ternyata wilayah kecamatan Magepanda itu merupakan pemasok padi yang terbesar di Kabupaten Sikka. Oleh karena potensi pendukung ekonomi Kabupaten Sikka, makanya tidak heran sejak tahun 2000, jalan raya menuju Magepanda sudah sangat bagus. 

Area persawahan yang ditata dengan rapi dan teratur akan menjadi satu objek yang menarik untuk dikunjungi, tentu juga hal itu berkaitan dengan struktur berpikir dan cara menata kebun yang diselingi dengan pohon pisang dan pohon kelapa. 

2. Tempat pilihan rekreasi karena pasir putih dan laguna

Kepuasan masa live in terhubung dengan waktu untuk menikmati pasir putih di pantai yang bersih, air laut yang jernih dan juga bermain catur di bawah teduhan pohon waru  dan di dekat akar-akar bakau yang meranggas begitu unik. 


Di pesisir pantai itulah saya dan teman-teman belajar menyimpan gambar kenangan dengan menggunakan kamera kodak doeloe. Bukan cuma itu, sore-sore pergi ke wilayah pesisir untuk mandi dan bermain sepak bola. Waktu itu tidak terpikirkan bahwa keindahan alam dan suasana waktu itu perlu ditulis. 

Destinasi wisata di pantai utara Flores sebetulnya potensi alam yang sangat menjanjikan. Magepanda tidak hanya siap memberikan satu titik terindah ketika orang bisa menarik nafas legah dan menatap ke laut biru tua. Di sana  tidak hanya ada cerita tentang lumbung penghasil padi untuk wilayah Kabupaten Sikka, melainkankan ada pula serangkaian pesona yang bisa disaksikan dari lereng-lereng perbukitan di sana.

Dari gambar itu terlihat jelas sekali bahwa setiap mata akan terpesona melihat wajah lautan yang terbentang luas dengan percikan warna putih seperti langit menyatu sesaat. Pada bagian paling dangkal terlihat juga ada laguna yang pada saat pasang surut bisa terlihat lebih jelas. 

Laguna adalah badan air yang relatif dangkal yang sebagian besarnya  atau seluruhnya terpisah dari dari laut oleh endapan pasir atau terumbu karang seperti halnya atol. Nah, pada gambar itu bisa dilihat barisan putih itu adalah laguna. Sepanjang pantai Magepanda sebenarnya dari ketinggian bukit-bukit kecil di sana, siapa saja bisa melihat laguna di beberapa titik. 

Ketika pasang surut laguna itu begitu eksotis, ya ibarat danau kecil di pesisir pantai. Laguna adalah satu objek yang jarak ditemukan di wilayah Flores kecuali di daerah Magepanda.Ada laguna yang menyedot perhatian para pengunjung untuk bertanya dan lelap menatap keindahannya. Tentu, tidak luput dari aksi-aksi anak-anak milenial untuk mengabadikan laguna sebagai latar belakangnya.

3. Pesisir pantai yang teduh, tenang karena cekungan alam

Keindahan pantai Magepanda itu sangat didukung oleh fenomena alam yang ada di sana. Pantai utara termasuk pantai Magepanda itu paling unik, karena pantai itu tidak sebagaimana biasanya lurus saja, tetapi di sana ada cekungan-cekungan yang menawarkan daya keteduhan, ketenangan dan kesunyian.

Cekungan eksotis | Dokumentasi pribadi oleh: Str. Martina

Kebisingan kota sering mendatangkan kejenuhan dan tidak jarang bahwa orang mencari ketenangan dengan berdiam diri di sana. Meskipun latar belakang budaya Maumere belum sesungguhnya menerima keadaan itu.Sebagian orang sering mengklaim kesendirian itu begitu negatif, apalagi berdua saja. 

Di sana ada laut yang tenang dengan hempasan kecil yang merayu penuh sensasi damai. Ya, orang bisa saja mengatakan, "Oh keheningan yang membahagiakan dan terima kasih Tuhan, karya ciptaan-Mu begitu indah." Saya percaya bahwa dari keindahan pantai Magepanda akan terbersit madah dan pujian, letupan syair dan daya fiksi yang indah dan inspiratif untuk direnungkan dan dimaknai kapan saja. 

Pembangunan pondok-pondok kecil oleh pemerintah Kabupaten Sikka di area itu sangat membantu para pengunjung agar kelestarian alamnya bisa lebih dijaga dan dimaknai. Tentu sangat membantu pengunjung asing yang ingin lebih tahu lagi berbagai informasi terkait tempat-tempat itu.

Saya percaya bahwa pesona yang memanjakan mata seperti pada gambar di atas itu, sudah pasti akan menjadi kesukaan siapa saja. Saya sih pernah merasakan daya tarik itu, jujur deh saya enggan meninggalkan tempat itu.Manusia pada dasarnya adalah makhluk damai, yang dalam sehari tetap membutuhkan sesi kehidupan yang sendiri dan yang sepi dan tenang. 

Bayangan terumbu karang | Dokumentasi pribadi oleh: Str. Martina

Bukan cuma pikiran yang akan menjadi pulih dari kelelahan, tetapi mata juga akan menikmati kesegaran saat menatap alang-alang dan rumput hijau serta lautan biru dengan percikan warna laguna.Saya mengagumi pantai utara Flores karena memang di sana ada sisa-sisa laguna yang masih bisa dilihat ibarat sebuah bola mata raksasa terhempas di pesisir lautan. 

4. Di pantai Magepanda terlihat terumbu karang

Terumbu karang di laut utara Flores masih bisa ditemukan secara masif memang bukan di Magepanda saja, tetapi juga bisa ditemukan di wilayah Riung, Kabupaten Nagekeo. Meskipun demikian, jika orang mencari terumbu karang di Flores, maka terumbu karang di Magepanda bisa menjadi pemberi jejak dan arah bahwa di laut utara Flores masih ada terumbu karang. 

Bayangan laguna |Dokumentasi pribadi oleh: Str. Martina

Kecerahan wajah pantai, laut dan alam sekitarnya selalu menjadi representasi dari Pencipta dan kemungkinan-kemungkinan yang begitu terbuka kepada interpretasi bahkan daya fiksi siapa saja. Oleh karena itu, sebenarnya tidak heran kalau belakangan ini jalur transportasi pantai utara semakin ramai. 

Nah, pilihan untuk menelusuri pantai utara Flores itu karena banyak kemungkinan yang bisa dinikmati daripada sekedar membosankan dari jalur selatan yang cuma banyak terlihat jurang terjal. Jalur utara Flores itu lebih indah karena perjalanan akan dihabiskan untuk menyusuri pantai puluhan kilometer. 

Bagi yang punya kendaraan pribadi bisa menjadi kesempatan indah yang bisa dinikmati sepuas-puasnya. Ya, suatu keberuntungan yang bisa saja menjadi kenangan indah. Terumbu karang sudah bisa dilihat dari kejauhan. Memang fasilitas pendukung untuk wisata di sana masih sangat terbatas. hal ini karena sangat jarang pendatang dari luar yang mau menikmati keindahan itu. 

Bisa saja karena orang belum tahu tentang bagaimana pantai utara khususnya di wilayah Magepanda itu sebagai tempat yang indah. Fasilitas itu bisa saja diadakan pemerintah sejauh kebutuhan pengunjung dan rupanya sampai dengan saat ini belum ada tawaran dari para pengunjung seperti menggunakan perahu untuk menikmati terumbu karang, laguna, dan cekungan pantai yang indah dengan bibir cekungan yang ditaburi pasir putih.

Tulisan ini terdorong oleh rasa peduli dan kerinduan mendalam untuk memperkenalkan keindahan alam Indonesia umumnya dan keindahan destinasi wisata yang masih jauh dari lensa teropong wisata nasional maupun internasional tentang Flores khususnya.

Flores itu adalah pulau bunga yang perlu dibuktikan dengan literasi-literasi cerita dan gambar-gambar pendukung untuk memperkuat bahwa nama dan kenyataan itu memang ada dan benar adanya. Demikian ulasan singkat tentang pesona Magepanda yang menjanjikan karena ada potensi yang belum banyak dikenal dan dipublikasikan. 

Pesona dataran persawahan masyarakat, sungai, deretan hijau pohon pisang, jambu hingga pohon-pohon bakau yang menepis erosi dan laguna serta cekungan pasir putih dan bunga karang yang secara alam tumbuh dan hidup di sana semuanya memberikan warna khas pantai utara sebagai destinasi wisata masa depan Flores.  

Salam berbagi, ino, 13.01.2022.

Komentar
* Email tidak akan dipublikasikan di situs web.